Namaku Alice (nama bajakan). Aku ingin membagi kisahku sama teman-teman. Semoga kisah ini membuka mata kalian tentang betapa Tuhan selalu punya rencana yang aneh meski menyakitkan.
Aku adalah korban broken home, ayah ibuku tidak harmonis. AKu tidak tinggal bersama mereka jadi aku tidak begitu tahu keadaan mereka sehari-hari seperti apa. Suatu hari, di semester akhir kuliahku (aku sedang menyusun skripsi), ibu menelponku dengan menangis meraung-raung dan ingin bunuh diri.
Tidak tahu harus berbuat apa, aku hanya diam mendengarkan ceritanya. Usut punya usut, ayah berselingkuh dengan janda beranak empat. Karena sedang dimabuk cinta, ayah sering melontarkan kata-kata kasar pada ibu. Ibu stress dan melibatkanku.
Lama-lama aku tidak tahan, akhirnya kuputuskan untuk mengungkapkan apa yang membebaniku selama ini. Ayah marah besar padaku, Ibu menyesali perbuatannya. Aku hampir gila, berbulan-bulan aku tidak mau bertemu mereka, bahkan aku benar-benar putus hubungan dengan ayah.
Jujur aku ingin sekali punya keluarga yang baik-baik saja tapi inilah hidup, apa yang kita inginkan belum tentu apa yang kita dapatkan. Aku mau tak mau hanya bisa bersyukur atas apa yang kualami, biar dikata durhaka atau apapun namanya, Tuhan Maha Bijaksana, Dia Maha Tahu aku ini termasuk anak yang bagaimana. Aku stress dan aku tidak tahu harus berbuat apa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar